“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana. Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.”

Begitulah Sapardi Djoko Damono menggambarkan cinta sederhana yang sebenarnya tak sederhana. Cinta penyerahan habis-habisan. Cinta Puputan. Menyerahkan segalanya pada yang dicinta. Cinta yang rela membakar eksistensi kayu menjadi abu. Mengubah benda padat keras menjadi sejumput abu yang ringan beterbangan di udara. Kayu, api, dan abu.

Tiga materi sederhana yg mengajarkan kita tentang cinta luar biasa. Lalu bagaimana kimia menjelaskan fenomena ini menjadi teori-teori keilmuan yang menarik dan bergizi? Catat ya. Hari Rabu pukul 10 pagi ada Bu Rini di RRI. Beliau pengajar kimia Smansa yang akan menjelaskan kepada kita tentang penyetaraan reaksi reduksi oksidasi. Beliau akan membuktikan kepada kita bahwa sebagaimana cinta, kimia juga sederhana. Indah dan mudah dicerna

Beliau pengajar kimia Smansa yang akan menjelaskan kepada kita tentang penyetaraan reaksi reduksi oksidasi. Beliau akan membuktikan kepada kita bahwa sebagaimana cinta, kimia juga sederhana. Indah dan mudah dicerna.

Leave a Comment