Penulis: Syafiudin Syarif

Teori evolusi mengatakan bahwa hanya mereka yang bisa beradaptasi (menyesuaikan diri) dengan lingkungan mampu bertahan dan eksis dalam kehidupan. Sedangkan mereka yang tidak bisa beradaptasi terhadap lingkungan akan musnah tergilas oleh seleksi alam.

SMAN 1 Sumenep sebagai instutusi pendidikan pentransfer/ pengalih nilai dan ilmu pengetahuan selalu berusaha adaptif dan menyesuaikan dirinya dengan perubahan serba cepat dan tidak menentu yang terjadi dalam kehidupan. Karena, jika tidak bisa beradaptasi secara cepat dan elegan maka spirit sebagai lembaga pendidikan tergerus dan musnah dilahap jaman.

Upaya adaptasi dilakukan dalam berbagai bentuk dan di segala lini. Pembaharuan dan penyempurnaan program kerja serta review kurikulum dilaksanakan setiap tahun sebelum mulai tahun ajaran baru. Layanan akademik dan  non akademik senantiasa diperbaiki dengan mengadopsi nilai-nilai yang sesuai termasuk penggunan dan penerapan teknologi kekinian.

Teknologi informasi dan komunikasi adalah piranti strategis sekaligus efektif dalam revolusi besar peradaban dunia. Teknologi informasi dan komunikasi mengubah pola dan gaya hidup lama dan konvensional manusia menuju kehidupan baru yang serba praktis, simpel dan berlangsung cepat serta nisbinya batas. Dengan kemajuan  teknologi informasi dan komunikasi ibu-ibu bisa belanja kebutuhan masak dari rumah, bapak- bapak tidak perlu masuk kantor cukup kerja dari rumah, mahasiswa dan pelajar tidak perlu masuk kampus dan sekolah, tidak perlu nunggu taksi atau ojek, bisa dipanggil datang sendiri. Jika lapar tidak perlu keluar rumah, tinggal pesan makanan langsung datang diantar. Mau reunian atau kumpul dengan teman-teman, cukup pakai zoom meeting atau google meet.

 Kehidupaan saat ini tiada menentu, keadaan bisa berubah setiap saat akibat pandemi COVID-19 yang dinamis fluktuatif. Di satu sisi, kegiatan dan layanan pembelajaran harus tetap berjalan sesuai jadwal yang telah diprogram semenjak awal. Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi berbasis internet adalah keharusan agar program layanan pendikan dan kegiatan pembelajaran tetap terlaksana dan berjalan.

Agar pelayanan pendidikan dan kegiatan pembelajaran tetap berjalan, SMAN 1 Sumenep menggelar Elektronik Penilaian Akhir Semester Jarak Jauh (EPASSJJ). Sebuah kegiatan pelaksanaan penilaian akhir semester berbasis internet yang memungkin peserta didik  bisa mengikuti dari rumah masing-masing tanpa harus datang ke sekolah akibat kebijakan pemerintah menutup sekolah sementara waktu. Penilaian Akhir Semester berbasis internet menggunakan dua platform,  yaitu Google Class Room (GCR) dan Zoom Meeting. Merupakan koloborasi atau perpaduan dua kekuatan ahli teknologi komunikasi dan informasi di SMAN 1 Sumenep. Seorang ahli senior Bapak Abdul Hadi bekerjasama dengan ahli yunior  Bapak Hairus Sabilah. Bapak Abdul ahli pemrograman menyiapkan penyajian di platform GCR, sedangkan Bapak Hairus bertanggung jawab dalam penyiapan sistem jaringan internet sehingga bisa diakses dalam jaringan (daring) oleh semua peserta.

Soal ujian oleh panitia disajikan secara daring kemudian diakses oleh peserta melalui platform GCR. Sedangkan untuk pengawasan selama berlangsungnya penilaian menggunakan platform Zoom Meeting. Bisa menggunakan dua device (perangkat) berupa hp, laptop, bisa juga tablet. Namun, jika terbatas cukup satu perangkat saja. Yang terpenting peserta didik bisa mengakses dan masuk pada link Zoom Meeting dan GCR.

Pelaksanaan Penilaian Berbasis Internet dilaksanakan selama dua minggu mulai tanggal 23 November  sampai tanggal 8 Desember 2020. Dibagi atas tiga sesi, sesi satu kelas XII,  sesi dua kelas XI dan sesi tiga kelas X. Jika terdapat siswa yang tidak bisa ikut karena berbagai alasan, maka bisa ikut susulan yang digelar pada tanggal 9 – 12 Desember 2020. Jika terdapat peserta didik yang terkandala keterbatasan perangkat dan jaringan internet, panitia memfasilitasi untuk mengikuti di sekolah dengan perangkat telah disiapkan dan lengkap.

Terdapat server pusat di sekolah sebagai pengelola seluruh proses kegiatan penilaian on line.  Server pusat dikoneksikan ke beberapa komputer pengawas. Dikumputer pengawas inilah seluruh peserta masuk berdasarkan kelas masing-masing dan mengerjakan soal dalam pengawasan langsung dari layar komputer.

Mula-mula seluruh peserta dikirimi link Zoom Meeting via whatsapp yang terhubung ke komputer server di sekolah. Setelah dapat link, peserta login dan di-admit oleh pengawas di sekolah. Kemudian pengawas melakukan presensi peserta satu persatu. Setelah dipastikan siap dan lengkap, pengawas mengarahkan peserta masuk ke GCR di perangkat masing-masing dengan sandi dan kode GCR yang dikirim melalui voice atau ditulis via chat di platform Zoom Meting. Setelah seluruh peserta dipastikan bisa akses soal, pengawas memandu peserta mengerjakan soal hingga batas akhir sesuai jadwal. Seluruh peserta menjawab soal lewat GCR dan diawasi oleh pengawas melalui Zoom Meeting. Di akhir,  mengingatkan seluruh peserta agar tidak lupa menekan tombol “Kirim” di layar perangkat masing-masing jika waktu mengerjakan soal telah habis.

Untuk memastikan agar pelaksanaan Penilaian Berbasis Internet berjalan dengan baik, maka hari minggu tanggal 22 November dilakukan uji coba. Uji coba berlangsung dengan baik dengan tingkat partisipasi peserta 85 persen lebih. Sisanya tidak ikut uji coba dengan berbagai alasan yang langsung ditangani oleh tim Bimbingan dan Konseling.

Tanggal 23 November 2020 hari pertama pelaksanaan Penilaian Berbasis Internet. Tingkat partisipasi peserta sebesar 99,0 persen, sedangkan 0,01 persen tidak ikut dengan tindakan penelusuran langsung oleh Wakil Kepala Urusan Kurikukulum berkoordinasi dengan wali kelas dan tim Bimbingan dan konseling. Pelaksanan Penilaian Akhir Semester Berbasis Internet di SMAN 1 Sumenep hari pertama berjalan lancar dan sukses. Kendala teknis yang menghambat langsung diatasi secara cepat oleh panitia melalui staf IT Bapak Nurul Siddiqin dan Bapak Syahrul Yoga.

Kesuksesan pelaksanaan di hari pertama merupakan gambaran sekaligus spirit dari penyelenggaraan hari berikutnya. Penyelenggaraan hari berikutnya sebatas meneruskan atau melanjutkan dari pertama dengan hambatan atau permasalahan yang hampir mirip dari hari pertama. Tentunya semua masalah bisa diatasi dengan cepat dan tuntas atas kesiapan dan kerjasama seluruh panitia, staf IT juga pengawas serta yang tak kalah penting adalah wali kelas.

One Thought to “EPASJJ, Penilaian Akhir Semester di SMAN 1 Sumenep Berlangsung Daring”

  1. Halimatus Suhriyah

    Good job, SMANSA JAYA👍👍👍

Leave a Comment