Penulis : Syafiudin Syarif, S.Pd

Sebagai salah satu sekolah favorit di Kabupaten Sumenep, SMAN 1 Sumenep terus berinovasi memperbaiki kualitas pendidikan untuk dipersembahkan kepada seluruh masyarakat bangsa dan negara khususnya masyarakat Sumenep. Perbaikan kualitas penyelenggaraan dimulai dari para pendidik atau guru pengajar sebagai ujung tombak penyelenggaraan pendidikan.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Hakikat pendidikan bertujuan membangun generasi cerdas, terampil, berilmu tinggi dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa. Atas dasar tersebut SMAN 1 Sumenep mengadakan Pelatihan Membaca Al-Qur’an Metode Ummi bagi Guru Pengajar Diniyah sebagai bekal dalam mengajarkan membaca Alquran pada peserta didik bekerjasama dengan UMMI Foundation.

Kegiatan pelatihan dibuka dengan sambutan oleh Waka Kurikulum H. Achmad Junaidi, M. Pd. Dalam sambutannya mewakili Kepala Sekolah, ia mengucapkan terima kasih kepada tim Ummi yang telah meluangkan waktunya untuk memberikan pelatihan. Kepala sekolah mendukung sepenuhnya pelatihan Al-Qur’an Ummi. Siap menyediakan tempat dan segala fasilitas yang dibutuhkan bahkan kebutuhan lainnya. Wakakur berharap agar pemateri bisa membimbing peserta dengan sabar dan telaten karena para peserta pelatihan adalah bapak dan ibu guru yang setiap hari sibuk dengan rutinitas profesi mengajar juga tanggung jawab keluarga. Pada waktu senggang atau libur sekolah, mereka meluangkan waktunya untuk belajar membaca Alquran yang lebih baik dan lebih benar.

Sambutan disusul oleh Ustad Abdus Salam selaku Manajer Penjamin Mutu UMMI Foundation. Dalam sambutannya ia menyampaikan apreasi setinggi-tingginya kepada semua peserta khususnya guru SMAN 1 Sumenep. Sebab sekalipun dalam kesibukan pekerjaan tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ia menambahkan bahwa sepanjang pengalaman menjadi pemateri di seluruh Indonesia, hanya SMAN 1 Sumenep sebagai satu-satunya sekolah negeri yang menyelenggarakan pelatihan tahsin Al-Qur’an.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Pelatihan bertempat di aula lantai 2, diikuti oleh seluruh guru pengampu Diniyah SMAN 1 Sumenep serta beberapa guru dari TK Qurratu A’yun Marengan Sumenep. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari mulai tanggal 4–12 September 2021. Setiap hari pelatihan berlangsung selama kurang lebih 8 jam. Pemateri memulai dengan “kontrak belajar” dengan seluruh peserta yaitu alat komunikasi tidak boleh dibunyikan dan peserta tidak boleh datang terlambat. Jika peserta datang terlambat maka wajib menyerahkan infaq.

Seluruh peserta antusias mengikuti pelatihan baca Alquran dengan semangat tinggi. Mereka menyimak dan mengikuti arahan yang disampaikan oleh pemateri. Begitu pula pemateri menyampaikannya dengan semangat, menarik, dan telaten membimbing seluruh peserta pelatihan.

Leave a Comment