Seiring dengan dibukanya sekolah dan dilanjutkannya pendidikan melalui PTM terbatas, maka kehidupan sekolah mulai terasa hidup dan bergairah kembali. Diikuti juga oleh beberapa ekstra sekolah telah memulai menjalankan program pengembangan diri peserta didik. Tanpa terkecuali ekstra Pramuka di SMAN 1 Sumenep, perlahan namun pasti mulai beraktivitas dengan penerapan prokes pandemi dengan disiplin dan ketat.

Minggu lalu, ekstra Pramuka SMANSA melaksanakan Upacara Penerimaan Tamu Ambalan sebagai prosesi wajib untuk menerima anggota baru kelas X. Upacara dilaksanakan dua kali dengan dua sesi, sesi satu bagi kelas X MIPA 6 s.d. X IIS 2. Sedang sesi dua dilaksanakan Minggu berikutnya, yaitu kelas X MIPA1 Hinga X MIPA 5.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Selanjutnya diselenggarakan Musyawarah Tahunan Dewan Kerja Pangkalan berupa pemilihan ketua ekstra pramuka baru satuan terpisah putra (Pradana) dan satuan terpisah putri (Pradini). Pemilihan diadakan sebab Pradana dan Pradini sebelumnya telah habis masa karyanya. Musyawarah pemilihan Pradana dan Pradini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 1 Oktober 3021 beetempat di ruang kelas XI MIPA 2.

Dihadiri oleh semua calon pengurus baru dari kelas X dan pengurus kelas XI. Juga dihadiri oleh semua pembina diantaranya Kak Hairul, Kak Aisyah, Kak Tatik dan Kak Fikri.

Terdapat tiga pasang calon atau kandidat yang akan dipilih menjadi pradana dan pradani. Ketiganya adalah Achmad Faqod Kurnia dan Syifa M sebagian pasangan kandidat nomer 1, pasangan Arman Dwi Putra dan Riswatillana sebagai kandidat nomer 2, serta Pandu Wicaksana dengan Shinta Dewi sebagai pasangan kandidat nomer 3.

Pemilihan pradana dan pradani dilakukan dengan pungutan suara atau voting tertutup. Sebelumnya, ketiga kandidat tampil di hadapan anggota dan pembina menyampaikan visi dan misi jika terpilih nanti.

Pasangan kandidat nomer 1 membawa visi meningkatkan prestasi Pramuka SMANSA dan membangun Pramuka yang unggul dan berintegritas. Dengan misi bersinergi dengan gerakan Pramuka yang ada baik di kab. Sumenep, daerah hingga nasional, menjadikan Pramuka sebagai wadah pengembangan bakat dan minat bagi anggota Pramuka SMANSA yang unggul dan berprestasi, ikut serta dalam ajang perlombaan kepramukaan, mengadakan kegiatan perkemahan yang seru, asik dan tidak monoton, membangun karakter anggota Pramuka berlandaskan Pancasila dan dasa dharma, serta meningkatkan kerjasama dan kekompakan anggota.

Sedang pasangan kandidat nomer 2 tampil dengan membawa misi mewujudkan pengurus Pramuka SMANSA yang berlandaskan Tri Satya dan menjadikan pengurus Pramuka sebagai tauladan yang baik bagi anggota. Adapun misinya yaitu menjadika Pramuka SMANSA sebagai tauladan berlandaskan keimanan dan ketaqwaan, menjadikan Pramuka SMANSA sebagai organisasi yang visioner serta meningkatkan komunikasi, kebersamaan serta tanggungjawab pengurus dan anggota.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Kandidat nomer 3 membawa misi menghimpun dan memberikan yang mampu membangun dan meningkatkan jiwa patriotisme, menjadikan Pramuka sebagai wadah pengembangan minat dan bakat bagi seluruh anggota serta memiliki reputasi baik yang harus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan dengan mengedepankan akhlaq yang mulia.

Adapun misi yang diangkat oleh kandidat nomer 3 adalah membina anggota Pramuka Ambalan Jokotole dan Dewi Ratnadi menjadi anggota yang berjiwa Pancasila berlandaskan iman dan takwa serta memiliki pemikiran sesuai Tri Satya dan Dasa Dharma, menjalin erat kebersamaan dan kekeluargaan sesama anggota, dengan kakak DKP, atasan terutama dengan pembina, berperan aktif dan memberikan kesempatan kebebasan berkreasi dalam setiap pelaksanaan, melaksanakan kegiatan kepramukaan dengan semangat gotong royong dan sesuai prokes.

Setelah ketiga pasang kandidat menyampaikan visi dan misi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Dari pembina diwakili oleh oleh Kak Aisyah dan Hairil serta dua penanya dari anggota. Semua pertanyaan yang diajukan dijawab tuntas dan lugas serta meyakinkan oleh masing-masing pasangan kandidat.

Acara berlanjut pada pemungutan suara atau voting tertutup. Panitia memberikan satu kertas suara kepada seluruh anggota yang hadir termasuk semua pembina. Setiap orang menuliskan satu nomer pasangan kandidat pada kertas suara. Selesai ditulis, kertas dikumpulkan untuk dihitung secara tebuka oleh panitia disaksikan langsung oleh seluruh yang hadir. Selanjutnya diumumkan dan diputuskan sebagai Pradana dan pradani dari pemilik suara terbanyak.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Panitia melakukan penghitungan secara terbuka terhadap kartu suara disaksikan langsung oleh semua musyawarah. Rekapitulasi akhir perolehan jumlah suara dari masing-masing pasangan kandidat yaitu pasangan kandidat nomer 1 memperoleh sebanyak 16 suara, kandidat nomer 2 mendapatkan 43 suara, sedang pasangan kandidat nomer 3 beroleh 26 suara.

Dengan demikian kandidat pemilik suara terbanyak adalah pasangan kandidat nomer 2. Akhirnya musyawarah menetapkan pasangan nomer 2 sebagai pradana dan pradani Pramuka SMAN 1 Sumenep. Selanjutnya pradana dan pradani baru menyusun kepengurusan dan program kerja selama satu tahun.

Leave a Comment