Ruang Paripurna gedung DPRD Sumenep penuh dan sesak oleh beberapa anggota. Anggota itu bukanlah anggota DPRD Sumenep, melainkan para anggota MPK dan OSIS SMAN 1 Sumenep. Sebanyak 43 anggota MPK dan OSIS duduk memenuhi kursi – kursi di Ruang Sidang Paripurna tempat para anggota dewan melakukan sidang terkait tugas sebagai legislator. Anggota MPK dan OSIS hadir sebagai peserta dalam acara Kunjungan dan Studi Parlemen ke DPRD Sumenep. Acara ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 18 Januari 2022.

Dok. Humas SMANSA

Para anggota MPK dan OSIS SMAN 1 Sumenep serta pembina diterima oleh Sekretaris DPRD Sumenep beserta seorang anggota DPRD dari Fraksi Gerindra. Bapak Fajar Rahman selaku sekretaris dewan memberikan sambutan sekaligus memberikan penjelasan tentang DPRD Sumenep. Sebagai sekretaris dia menjelaskan secara rinci dan jelas fungsi utama DPR khususnya DPRD Sumenep. Juga dijelaskan tentang Alat Kelengkapan Dewan (AKD) mulai dari Pimpinan DPRD, komisi, fraksi, Badan Musyawarah (Bamus) dan Badan Kehormatan (BK). Serta dijelaskan pula tentang mekanisme kerja dewan, proses, tahapan- tahapan yang harus dilalui dalam pengambilan keputusan hingga sampai pada tahap akhir di sidang paripurna di Ruang Sidang Paripurna.

Dok. Humas SMANSA

Uraian yang disampaikan oleh Sekretaris Dewan kemudian dilanjutkan oleh satu anggota dewan dari komisi 1 (Gerindra) Bapak Nurussalam. Ia menjelaskan dan melengkapi beberapa hal yang belum dijelaskan atau terlewati oleh penjelasan sektretaris dewan. Selain itu ia menceritakan tentang hasil kunjungan kerjanya ke daerah-daerah di Sumenep. Ia mendapatkan temuan fakta bahwa sampai saat ini ada beberapa wilayah di kabupaten Sumenep khususnya di kepulauan yang infrastrukturnya sangat minim. Salah satunya ditemukan banyak jalan sebagai akses utama masyarakat yang belum dilakukan pengerasan atau diaspal.

Anggota MPK dan OSIS SMAN 1 Sumenep yang duduk nyaman di ruang Paripurna DPRD Sumenep menyimak penyampaian oleh Sekretaris Dewan dan Anggota Dewan dengan antusias. Memperhatikan setiap hal atau bagian yang dijelaskan sambil mencatat bagian yang dianggap penting.

Dok. Humas SMANSA

Setelah penyampaian penjelasan oleh sektretaris dewan dan anggota DPRD, kemudian acara dilanjutkan dengan tanya jawab antara peserta dengan Sekwan dan Anggota DPRD. Para anggota OSIS dan MPK semangat dan tertarik mengikuti sesi tanya jawab. Mereka banyak mengajukan pertanyaan kepada dua orang dari DPRD Sumenep yang hadir. Aulia Nasywa selaku ketua MPK mengajukan pertanyaan bagaimana anggota DPRD Sumenep menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, pengawasan. Sedangkan Sufi Ramdani selaku Ketua OSIS menyampaikan pertanyaan tentang bagaimana nasib anggaran jika dikorupsi oleh anggota dewan sendiri.

Nurussalam sebagai satu-satunya perwakilan anggota DPRD Sumenep yang hadir menjawab pertanyaan secara lugas, jelas dan gamblang. Ia menjelaskan dengan mengulang disertai perincian lengkap terkait fungsi utama DPRD Sumenep sebagai legislasi, penganggaran dan pengawasan. Terkait mekanisme kerja juga prosedur dan serap aspirasi dan evaluasi. Terkait pertanyaan perilaku korupsi Bapak Nurussalam mengungkapkan bahwa sebagai upaya menyelamatkan keuangan negara dalam bentuk anggaran pembiayaan pembangunan di Kabupaten Sumenep DPRD Sumenep, DPRD Sumenep memiliki seorang konsultan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Konsultan tersebut menjadi partner dalam memberikan masukan berupa strategi penyelamatan dana anggaran dari tindakan penyalahgunaan berupa korupsi yang dilakukan berbagai pihak termasuk dari anggota DPRD. Sehingga anggaran pembiayaan pembangunan terpakai seluruhnya sesuai sasaran dan tujuan mensejahterakan rakyat Sumenep seluruhnya dan seutuhnya.

Dok. Humas SMANSA

Selanjutnya kegiatan berlanjut audiensi dengan Komisi 1 DPRD Sumenep yaitu bagian pemerintahan. Anggota OSIS dan MPK duduk berkumpul di ruang Komisi disambut oleh sekretaris komisi H. Suroyo. Sekretaris Komisi 1 memberikan sambutan dengan memberikan apresiasi kepada anggota OSIS dan MPK yang turut serta dan melibatkan diri dalam proses pembangunan dengan berkunjung dan belajar tentang kiprah parlemen khususnya DPRD Sumenep dalam fungsi dan tugasnya. H. Suroyo juga berharap agar nanti anggota OSIS dan MPK yang saat ini duduk di kursi komisi 1 pada waktunya nanti bisa menjadi anggota DPRD Sumenep walaupun hal itu tidaklah mudah.

Di akhir acara, pembina yang mendamping sekaligus pembina komisi 3 bidang keorganisasian MPK SMAN 1 Sumenep, Bapak Hamzah Fansuri Basar mengucapkan terimakasih kepada semua anggota DPRD Sumenep dan kepada Sekretaris Dewan yang telah menerima dan melayani OSIS dan MPK SMAN 1 Sumenep. Dia juga mohon maaf karena telah merepotkan, serta memohon maaf jika terdapat kesalahan yang dilakukan selama berada di gedung DPRD Sumenep.


Novrio sebagai peserta yang ikut hadir di DPRD menanggapi bahwa acara tersebut sangat bagus dan mendidik bagi pengurus MPK selaku lembaga legislatif sekolah. Selain itu, mengikuti acara ini banyak ilmu yang didapat dan pengalaman baru yang tidak dapat dilupakan. Sementara itu, Deme salah satu peserta putri yang ikut hadir memandang bahwa acara semacam sangat bagus dan sangat memberikan banyak pelajaran dan motivasi kepada para siswa SMA. Selain itu, siswa bisa banyak belajar mengenai legislasi dan penerapannya.

Acara Kunjungan dan Studi Parlemen ke DPRD Sumenep ditutup dengan foto bersama anggota MPK dan OSIS SMAN 1 Sumenep serta pembina dan pendamping dengan anggota DPRD Sumenep. Sesi foto bersama dilakukan di depan pintu masuk ruang gedung DPRD Sumenep. Selesai foto bersama peserta Kunjungan dan Studi Parlemen berpamitan dan langsung pulang ke rumah masing-masing dengan membawa ilmu baru tentang parlemen

Leave a Comment