Selama empat hari mulai tanggal 7 sampai 10 Maret 2022 SMAN 1 melaksanakan Evaluasi Hasil Belajar Berbasis Smartphone (EHBS) bagi kelas XII. Kegiatan evaluasi atau ujian dilakukan model Pertemuan Tatap Muka (PTM) bertempat di SMAN 1 Sumenep.

Dok. Humas SMANSA

Sejatinya, kegiatan evaluasi ini merupakan program Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Tujuannya adalah untuk memetakan ketercapaian kompetensi peserta didik di setiap satuan pendidikan SMA dan SMK di Jawa Timur. Di akhir pelaksanaan EHBS, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memberikan laporan ke setiap satuan pendidikan terkait pencapaian kompetensi peserta didik. Laporan ini berupa pemetaan dan pengkategorian setiap satuan pendidikan se-Jawa Timur berdasar analisa dari hasil EHBS. Di posisi mana dan masuk kategori apa satuan pendidikan atau sekolah diantara penyelenggara pendidikan SMA dan SMK seluruh Jawa Timur bisa diketahui dari laporan pemetaan dan pengkategorian yang dikeluarkan noleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

EHBS wajib diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XII program IPA dan IPS. Program IPA harus menyelesaikan tujuh mata pelajaran yang diujikan diantaranya; B.Indonesia, B.Inggris, PPKn, Fisika dan Kimia juga Biologi serta Matematika. Sedangkan program IPS akan diuji dengan mata pelajaran B.inggris, B. Indonesia, PPKn, Geografi, Ekonomi, Sosiologi dan Sejarah serta Matematika.

Dok. Humas SMANSA

EHBS kelas XII dilaksanakan ditengah kondisi yang belum pulih seratus persen dari Pandemi Corona. H. Junaidi selaku Waka Kurikulum menjelaskan bahwa pelaksanaan EHBS menyesuaikan dengan protokol kesehatan. Peserta EHBS dibagi atas 20 ruang, dan masing-masing ruang berisi maksimal 18 peserta didik. Sedangkan peserta didik kelas X dan kelas X tetap masuk sekolah setiap hari selama pelaksanaan EHBS dengan model sesi. Kelas X masuk sesi 1 mulai dari pukul 06:00 – 10.15 wib. Sedangkan kelas XI masuk sesi 2 mulai pukul 10:30 – 14:15 wib. Jadi, selama pelaksanaan EHBS tetap mematuhi prokes dengan menjaga sosial distancing. Kurang dari enam puluh persen peserta didik berada di SMAN 1 Sumenep selama pelaksanaan EHBS.

Sekolah menyediakan perangkat ujian berupa tablet sejumlah 370 tablet untuk dipakai oleh seluruh peserta. Jumlah itu sangat memenuhi terhadap seluruh peserta didik kelas XII di SMAN 1 Sumenep yaitu sebanyak 360 peserta EHBS. Namun jika terdapat kendala, panitia memperkenankan peserta menggunakan tablet atau hp milik sendiri dengan bimbingan proktor di masing-masing ruang.

Dok. Humas SMANSA

Begitupun dengan hal jaringan internet, panitia telah menyiapkan perangkat sistem jaringan dengan model intranet. Setiap ruangan yang digunakan tempat EHBS dialiri dan terjangkau oleh jaringan model intranet. “Tim IT kita telah menyiapkan seluruh perangkat pengelolaan sistem jaringan EHBS secara baik” ujar H. Junaidi selaku Waka Kurikulum SMAN 1 Sumenep.

Saat ditanya bagaimana seandainya ada peserta didik yang tidak bisa mengikuti EHBS sebab alasan yang dibenarkan seperti sakit dan lainnya? Waka kurikulum pekerja keras ini menjelaskan bahwa peserta didik yang berhalangan hadir sebab sakit dan lainnya tetap diberikan kesempatan mengikuti EHBS pada waktu berikutnya. “Nantinya, akan ada jadwal EHBS Susulan bagi peserta didik yang berhalangan hadir pada EHBS Utama ujar H. Junaidi.

Leave a Comment