Agustus merupakan bulan istimewa bagi bangsa Indonesia. Sebab di bulan ini banyak terjadi peristiwa penting dan monumental.  Peristiwa-peristiwa itu di antaranya pengeboman Hirosima dan Nagasaki yang terjadi di pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945, yang menyebabkan meyerahnya Jepang kepada Sekutu dan terjadinya kekosongan kekuasaan di Hindia Belanda. Lalu dibentuknya Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) sebagai pengganti dari Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tanggal 7 Agustus 1945, hingga peristiwa Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945. Puncaknya, proklamasi kemerdekaan Bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh Soekarno dan Hatta. Selanjutnya masih ada penetapan UUD 1945 sebagai dasar Negara oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 dan pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) pada 29 Agustus 1945.

Banyaknya sejarah penting bagi Bangsa Indonesia yang terjadi pada 77 tahun lalu itu layak dijadikan monumen oleh seluruh rakyat, baik monumen secara fisik maupun mental. Untuk membangun monumen secara mental, rakyat Indonesia secara rutin menggelar perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahun. Tradisi perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia itu dirayakan seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Bentuk perayaan itu bermacam-macam. Salah satu adalah kegiatan perlombaan-perlombaan.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep
Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Pada perayaan HUT ke-77 tahun Republik Indonesia tahun ini, SMA Negeri 1 Sumenep tidak ingin ketinggalan dalam membangun monumen nasional di setiap hati para peserta didiknya sebagai wujud kecintaannya terhadap tanah air. Hal itu diwujudkan dalam kegiatan bertajuk PETTO BELLÂSÂN. Acara ini diselenggarakan dalam dalam bentuk perlombaan bagi peserta didik, guru dan Dharma Wanita. Perlombaan tersebut di antaranya lomba sepak bola joget, estafet sarung, kursi keroyokan, pacu ambung, dan turnamen bulu tangkis. Rangkaian kegiatan direncanakan akan ditutup dengan khotmul Qur’an, yaitu kegiatan membaca kitab suci Qur’an hingga selesai (khatam). Hal ini dimaksudkan sebagai upaya untuk mendoakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap utuh dalam keberagamannya.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep
Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Kegiatan PETTO BELLÂSÂN yang digelar pada hari Jumat-Sabtu, 12-13 Agustus 2022 ini diselenggarakan secara kolaborasi antara OSIS SMAN 1 Sumenep dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1 Sumenep. Perlombaan untuk peserta didik seperti lomba sepak bola joget, estafet sarung, kursi keroyokan dan pacu ambung dikomando langsung oleh OSIS SMAN 1 Sumenep, sedangkan lomba bulu tangkis untuk guru dan Dharma Wanita dikomando langsung oleh DWP SMAN 1 Sumenep.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep
Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Acara berlangsung cukup meriah dan semarak. Para peserta didik SMAN 1 Sumenep sangat antusias dalam mengikuti setiap perlombaan. Mereka membela kelasnya masing-masing untuk menjadi yang terbaik. Sementara lomba bulu tangkis dihelat dalam bentuk ganda campuran antara guru dan DWP SMAN 1 Sumenep.

Dok. HUMAS SMANSA Sumenep
Dok. HUMAS SMANSA Sumenep

Kepala SMAN 1 Sumenep, Drs. Sukarman, dalam konfirmasinya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme para peserta didik SMAN 1 Sumenep dan mempererat rasa kekeluargaan di antara warga SMAN 1 Sumenep.

“Harapannya, dengan adanya kegiatan perayaan dan peringatan HUT ke-77 RI ini para peserta didik tidak melupakan peristiwa penting di seputar Agustus di tahun 1945, sehingga rasa nasionalisme mereka terus tumbuh dan terjaga di hatinya”.

Semoga kegiatan PETTO BELLÂSÂN dapat menjadi media penanaman jiwa nasionalisme bagi warga SMAN 1 Sumenep.

Leave a Comment